Air – Sing Sang Sung

Sahabat terbaik gw ngasi lagu ini…

Lagunya catchy, liriknya menarik, dan videonya unik. Enjoy

Lirik:

You are such a workaholic boy
That you kill everybody’s joy
Fill your head with some time to lose
With some time to lose
Sing sang sung sing me a song
Do did done don’t be so down
Ring rang rung give me a ring
Please please please don’t be so long
What are we doing here my friend ?
Take a breath push your pain away
Nothing lasts it’s better that way
It’s better that way
Sing sang sung sing me a song
Do did done don’t be so down
Ring rang rung give me a ring
Please please please don’t be so long
Sing sang sung sing me a song
Do did done don’t be so down
Ring rang rung give me a ring
Please please please don’t be so long

Advertisements
Categories: musics & movies

Anya Marina – Vertigo

Lagu ini menyenangkan n naikin mood bgt

Lirik:

The song you sing is
Sentimental

The song you sing is
Making me well

I like it like it
Outta control

The song you sing
Gives me vertigo

Oh oh I was
Singing to myself

Whoa whoa
Pretending you were there

Whoa
Whoa lose my eyes and it begins

Whoa you’re giving me the
Spins

This medicine’s
Experimental

This medicine it’s
Making me well

I like it like it
Outta control

This medicine gives
Me vertigo…

Oh oh I was singing
To myself

Whoa whoa pretending
You were there

Whoa whoa lose my
Eyes and it begins

Whoa you’re
Giving me the spins

Chorus

Everyone I see
They stop and stare

Everyone I
Meet but I don’t care

Everything
I knew is dying dead

Everything I
Feared was in my head

This
Medicine’s experimental

This
Medicine it’s making me well

I
Like it like it outta
Control

This medicine gives me
Vertigo

Oh oh vertigo

Oh oh (I
Was singing to myself)

Oh oh oh
Vertigo

Oh oh oh (I was singing
To myself)

Oh oh oh oh (I was
Singing to myself)

Oh oh oh oh

 

 

Categories: musics & movies

Pilihan

Jakarta Banjir lagi…Rumah gw Alhamdulillah ga kmasukan banjir, tapi air banjir ada di kompleks..

Keluar pagar langsung kena genangan..Alhamdulillah juga ga mati lampu, bahan makanan masih ada, plus air bersih tersedia..

Gw masih bisa baca, kerja, n nonton.

Tapi ga sreg banget..

Karena 2 hal:

1) gw ga bisa ke mana-mana

2)bukannya gw mau ke mana-mana, tapi gw pengen punya opsi ke mana-mana…

Kalau dipikir-pikir. kesenangan manusia terkait banget sama poin no 2, paling gak gw lah

Gw suka banget mendem di kamar n sebenernya ga gitu suka keluar rumah, tapi ketika opsi itu ditarik dari gw, baru deh kerasa ga enak..

Manusia butuh pilihan dan kebebasan untuk memilih agar dia merasa puas..

Jadi, biarpun kita ngelakuin sesuatu yang kita suka, tapi dilatarbelakangi keterbatasan, kepuasannya akan berbeda dengan jika kita mengambil keputusan itu dengan kebebasan..

Terus?

Ya, menurut gw, in order to find satisfaction, penting bwt membuka berbagai kesempatan..baru deh dipilih..tentu saja itu kalau ga dibatasin sama kondisi, alam misalnya.. 🙂

Categories: thoughts Tags:

Menyambut Ramadhan

August 1, 2011 Leave a comment

Ramadhan sudah datang, aku menjadi teringat dengan sebuah doa sesudah sholat.

“Aku wasiatkan padamu wahai Mu’adz. Janganlah engkau tinggalkan untuk berdo’a setiap akhir shalat : Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik.  (HR. Abu Daud)

Artinya doa itu adalah Ya Allah, tolonglah aku untuk berdzikir pada-Mu, bersyukur pada-Mu, dan memperbagus ibadah pada-Mu. Sungguh doa yang sangat indah.

Semoga Ramadhan ini juga membuat kita semua, umat Muslim agar lebih sering teringat dalam setiap hal yang kita kerjakan atau akan kita kerjakan. Bila baik, jadikanlah itu baik sempurna karena Allah. Bila buruk, jadikanlah Allah sebagai pencegahnya.

Semoga Ramadhan ini juga membuat kita semakin bersyukur dengan apa-apa yang kita punya kepada Allah. Bersyukur itu berpahala, menimbulkan ketenangan hati, menambah rezeki, dan lainnya lagi. Bersyukur artinya tidak hanya berterimakasih, tapi juga merasa berkecukupan dan karenanya tidak merasa ragu berbagi, pikiran, tenaga, dan harta. Bersyukur itu artinya mengurangi protes berlebihan kita terhadap kondisi dan mulai menyingsingkan lengan kita untuk membuat perubahan. Semuanya demi ridhaNya.

Semoga Ramadhan ini membuat kita semakin baik beribadah padaNya. Tidak hanya ibadah ritual, sholat sunnah, membaca Al-Qur’an. tetapi juga ibadah sosial. Menghilangkan kesombongan, kepongahan, dan kekerashatian kita. Menguatkan niat dan memperbanyak tindakan baik. Berusaha lebih khusyuk berbuat, menghilangkan riya/pamer, dan berserah lebih banyak sembari menguatkan ikhtiar.

Terakhir, semoga apa yang kita cita-citakan dan akan lakukan sepanjang bulan Ramadhan ini berlangsung seumur hidup kita. Tidak hanya bulan ini.

Aamiin Ya Allah.

Categories: Life

Galeri Foto

August 1, 2011 1 comment

Ini ada beberapa hasil jepretan favoritku selama aku di Belang-Belang, ada yang menggunakan HP dan ada yang menggunakan kamera Canon Ixus. I’m not a professional at all, jadi mohon maklum kalau beberapa fotonya tidak menarik. Di bawah gambarnya ada cerita pendek yang melatarbelakangi gambar tersebut.

Kelas 4 menjadi asisten pengajar untuk kelas 1 :D. Di SD kami, beberapa kali aku harus mengajar sendirian di sekolah. Aku meminta tolong kepada anak kelas 4 yang kelasnya siang untuk masuk pagi (lalu ketika kelas 4 tukar shift dengan kelas 6, kelas 6 yang melakukannya), untuk menjadi asisten anak-anak kelas 1. Mengajar menyanyi, membaca, dan berhitung.

 

 

“Pak, torang bisa terbang!”

“Geng” balita yang sering menyusup ke sekolah. Orang tuanya pergi berkebun dan mereka jadi sering main ke sekolah.

Kerja bakti kok pakai baju sekolah? Soalnya kerja bakti ini dadakan. Karena pintu kelas rusak, biasanya pintu diganjal dengan kursi. Suatu hari, anak yang biasa bertugas melakukan itu, lupa melakukannya. Paginya, kelas kami bau pesing. Yup, ada anjing hutan yang buang air kecil di sana. Jadilah kerja bakti dadakan ini:D.

 

 Menonton bola SD Inpres Belang-Belang vs Indomut

 

Untuk pelajaran kesenian, aku meminta anak-anakku untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya, 1 lag wajib, dan 1 lagu daerah. Gambar di atas adalah gambar Sri, Febri, dan Wati (kiri ke kanan). Bukan, bukan saat menyanyikan lagu Indonesia Raya, tetapi saat menyanyikan lagu Mengheningkan Cipta. 😀

 

Replika Gitar

 

Sandi, kreator pahatan gitar. Masih kelas 4, sekarang kelas 5.

 

Kalau hujan, enaknya main bola. Padahal sudah dibilang nanti sakit. Ketika aku ikut bermain dengan mereka, mereka bilang, “Pak, nanti Pak sakit.” Loh?

 

Suatu Senja

 

Kerja Kelompok

 

Mina

 

Menjemput Senja Bersama

 

 

 


Berenang

August 1, 2011 Leave a comment

Sudah menjelang sore, aku duduk melihat anak-anakku bermain di dermaga. Asyik sekali.

“Pak, foto kita!”,kata Risdal, murid kelas limaku.

Byur! Dia melompat ke laut. Bergabung dengan teman-temannya. Sayangnya aku sedang tidak membawa kamera.

Aku tidak bisa menyembunyikan perasaan iriku. Hehe. Maklum, aku tidak bisa berenang.

Kalau diingat penyebabnya, sebenarnya memang salahku sendiri. 2 tahun lalu, aku hampir kehilangan nyawaku karena iseng-iseng bermain air terjun di Loksado, Kalimantan Selatan. Ketika itu, penduduk desa yang bertindak sebagai guide kami (aku ke Loksado dengan beberapa temanku) yang bernama Fadlan menyelamatkan nyawaku. Tenggelam itu menakutkan.

Fahrul, anak kelas 6, baru selesai berenang. Dia bertanya padaku,”Pak Hendra taraikut mandi air asin?”

Aku sedikit kaget. Aku sudah pernah bilang ke anak-anakku kalau aku tidak bisa berenang.

“Pak taratau batobo kong,” jawabku.

“Pak, kita kasih ajar nanti,”jawabnya sambil nyengir lebar.

“Tapi yang kasih ajar harus banyak,” jawabku.

Entah sejak kapan, anak-anak yang lain sudah di sekelilingku dan mengiyakan itu.

Rasanya gengsi sih, tapi anak-anakku berani. I’m proud.

 

Categories: Life, Smile :)

Bola Bola Bola

Indonesia vs Turkmenistan. Pertandingan yang akan menentukan langkah Indonesia untuk lolos ke babak grup kualifikasi Piala Dunia 2014 di Brasil. Nama-nama tenar seperti Christian Gonzalez, Boaz, Ahmad Bustomi, Firman Utina, dan lain-lain menghiasi tim yang dulu disebut Macan Asia. Pertandingan sendiri berjalan seru dan mendebarkan. Sempat unggul 4-1, skor akhir adalah 4-3. Aku menonton bersama beberapa warga di rumah papa piaraku, Pak Mus. Berikut beberapa fotonya :

fase 1 tenang

fase 2 gooool

fase 3 gemas cemas

Ketika melihat cemas – gemas – greget yang ditunjukkan warga desa dan beberapa anak muridku, memoriku melayang kepada bulan Februari 2011 dan bulan Juni 2011. DI kedua waktu itu, terdapat pertandingan bola antara dua SD, SD Inpres Belang-Belang vs SD Negeri Indomut, SD kampung sebelah. Dukungan yang riuh kepada tim yang bertanding. Apalagi sebelum bertanding, kedua tim menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan penuh kebanggaan. Yang namanya main sepak bola, ada sedikit percekcokan antara kedua belah pihak. Pada pertandingan bola bulan Februari 2011, Tim Bola Belang-Belang menang 2-0. Pencetak golnya adalah Saidi Taher, anak kelas 4 (sekarang kelas 5) dan Zulfikar Hamid, kelas 6 (sekarang SMP). Tim kami menang ketika itu, namun cercaan datang karena tim kami dianggap menang fisik. Maklum, usia pemain tim Belang-Belang memang lebih matang kok.

Indomut mendapat kesempatan untuk “balas dendam” pada Juni 2011. Kedua SD baru saja menyelesaikan UASBN. Aku memutuskan untuk mengistirahatkan kelas 6 ku. Kali ini giliran anak kelas 3 ke kelas 5 yang usianya lebih normal. What can i say? Tim kami menang 1-0, lagi-lagi oleh gol Saidi. 5 menit terakhir, aku menurunkan Ago (Zulfikar). Perpisahan untuk kapten tim. Pemain lain tidak mau main. Kedua tim bersalaman. Tim kami menang dengan sah. Menebus keraguan sebelumnya. Persis seperti yang aku percaya yang akan dilakukan timnas Indonesia sekarang. Biar sempat lengah sehingga kebobolan 2 gol di saat sudah unggul telak, bukan berarti kita harus kehilangan harapan pada mereka. Let them pay it. Mereka bisa. Seperti anak-anakku. Membayar keraguan tidak perlu dengan kata-kata.

By the way, tidak hanya untuk pertandingan timnas yang disiarkan televisi, lagu Indonesia Raya dikumandangkan dengan khidmat. Here too. (sayang karena aku ikut menyanyikan lagu Indonesia Raya, jadi tidak ada fotonya)

berangkatnya pakai ketinting

atas kiri ke kanan : asrul, ridwan, didi, fahrul, rahim, risdal

bawah kiri ke kanan : dino, rusdi, ardian, aldi, faisal

penonton yang antusias

penonton cemas – gemas

GOOOOOOOOOL!!!

Saidi, si pencetak gol

Sehabis pertandingan, mesti salaman dulu

pulangnya jalan kaki deh

eaaah

berubah dulu jadi power ranger – difotoin anak muridku, Rusdi kelas 4

Categories: Indonesia Mengajar, Life
%d bloggers like this: